bank jatim optimis kinerja baik ditahun 2013, meningkat ditahun 2014

Date: 27 maret 2014

Kategori : Semua Berita, Semua Berita


RUPS Bank Jatim Tahun Buku 2013
Bank Jatim menutup tahun 2013 dengan kinerja yang baik di berbagai sektor keuangan, dalam pemaparan yang dilakukan Manajemen Perseroan pada acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2013 yang dilaksanakan di Isyana Ballroom – Hotel Bumi Surabaya, Jl. Basuki Rachmat 106-128 Surabaya (26/3), terlihat beberapa indikator keuangan Bank Jatim menunjukkan pertumbuhan dari tahun sebelumnya.

Direktur Utama Bank Jatim Hadi Sukrianto mengatakan pencapaian kinerja yang baik telah dicatatkan oleh Bank Jatim di tahun 2013, tidak terlepas oleh kepercayaan semua pihak yang diberikan selama ini kepada Bank Jatim.
    
“Bank Jatim tumbuh dan berkembang bersama kepercayaan masyarakat, pemegang saham, pemangku kepentingan, dan nasabah, artinya pencapaian baik yang telah Bank Jatim catatkan di tahun 2013 yang lalu merupakan bentuk pertanggungjawaban Bank Jatim atas kepercayaan yang telah diberikan semua pihak selama ini, semoga kinerja baik ini bisa terus kami tingkatkan terus, “Jelas Hadi.

Adapun indikator kinerja Bank Jatim yang di nilai baik dalam kurun tahun buku 2013 antara lain total asset yang naik menjadi Rp. 33,05 Triliun atau tumbuh 13,51% (YoY), Kredit yang diberikan naik mencapai Rp.22,08 Triliun atau tumbuh sebesar 19,01% (YoY), DPK mencapai Rp. 25,98 Triliun tumbuh sebesar 17,01% (YoY), serta peningkatan laba bersih mencapai Rp. 824, 31 Miliar tumbuh sebesar 13,75% dibandingkan periode yang sama ditahun sebelumnya (YoY).

Sementara dari sisi rasio keuangan Bank Jatim berada pada predikat sehat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) 23,72%, Non Performing Loan (NPL) 3,44%, Return on Asset (ROA) 3,82%, BOPO 70,28%, Net Interest Margin (NIM) 7,14%, Return on Equity (ROE) 19,04%, dan Loan to Deposit Ratio (LDR) 84,98%. Dari Rasio keuangan tersebut, dibandingkan dengan beberapa Bank lain yang setara dan yang telah go public, Bank Jatim berada di ranking pertama untuk ROA, LDR dan CAR, sedangkan untuk  rasio  BOPO Bank Jatim  berada pada  rangking  kedua  serta ROE  dan  NIM  Bank Jatim ranking ketiga. Hal tersebut menunjukkan  kinerja Bank Jatim sangat baik di tahun 2013.

Untuk pembagian dividen kepada pemilik saham, Bank Jatim memberikan dividen yield tinggi terhadap pemegang saham publik yaitu sebesar 8,9%. Sedangkan prosentase dividen  yang dibagi dari laba bersih tahun buku 2013 adalah sebesar 73,5% yang dibagikan kepada seluruh pemegang saham.

"Untuk terus meningkatkan kinerja menjadi lebih baik kedepannya, Bank Jatim terus melakukan perbaikan dan gebrakan-gebrakan yang inovatif disegala bidang, dengan perencanaan bisnis serta dengan melihat peluang-peluang bisnis yang strategis kedepan Bank Jatim berusaha menjadi BPD Regional Champion di tahun 2014, "sambung Hadi.

Adapun untuk Rencana Bisnis Bank Jatim di tahun 2014 diantaranya, Bank Jatim menargetkan Penghimpunan Dana Pihak Ketiga meningkat 24.88%, Penyaluran Kredit naik 25.51%, Total aset meningkat 18.96%, serta Laba sebelum pajak naik sebesar 17.62%.

Sedangkan untuk jaringan operasional, pada tahun 2014 Bank Jatim berencana menambah jumlah jaringan meliputi pendirian jaringan baru dan/atau peningkatan status antara lain, pendirian 3 Cabang Syariah, pendirian 5 Cabang Pembantu Syariah, pendirian 35 Cabang Pembantu Konvensional, pendirian 20 Kantor Kas, pendirian 16 Payment Point, pembukaan 125 ATM, pembukaan 2 CDM, pembukaan 1 Counter, pembukaan 3 Cash Mobile.

Disamping itu dari sisi produk dan layanan, Bank Jatim juga akan terus mengembangkan produk dan layanannya menjadi lebih baik dan memberikan kemudahan serta kenyamanan bertansaksi bagi nasabah, antara lain Bank Jatim akan meluncurkan Internet Banking (i-Banking), pengembangan fitur EDC, Fire BCA, implementasi virtual account , implementasi e-Money dengan Telco, layanan Priority Banking, persiapan Migrasi Kartu Chip, H2H (Host to Host) PDAM & RS, pengembangan Tabungan Siklus Bank Jatim, pengembangan Koneksi EDI untuk seluruh Kantor Cabang Devisa, Dealing Room, serta agen Penjual Reksadana. (pr/med)