KUPS

Kredit Usaha Pembibitan Sapi

adalah kredit yang diberikan Bank Jatim kepada Pelaku Usaha Pembibitan Sapi yang memperoleh subsidi bunga dari Pemerintah.

Sasaran Kredit

  1. Perusahaan Peternakan;
  2. Koperasi;
  3. Kelompok/Gabungan Kelompok.

Plafond Kredit

Plafond kredit ditentukan atas dasar kelayakan usaha dan kemampuan pengembalian kredit.

Suku Bunga

  • Suku bunga ditetapkan oleh Pemerintah RI terdiri dari bunga beban debitur dan bunga subsidi.
  • Suku bunga sangat ringan sekali karena debitur cukup membayar bunga beban debitur.
  • Suku bunga KUPS untuk periode 1 Agustus 2017 s.d. 31 Oktober 2017¬†sebesar 12,25% pa efektif dengan rincian sebagai berikut :
    • beban debitur/pelaku usaha 5,00% pa efektif,
    • Subsidi bunga sebesar 7,25% pa efektif.
  • Suku Bunga KUPS tersebut diatas bersifat floating berlaku untuk kredit yang belum lunas (outstanding) serta seluruh kredit yang direalisasikan pada periode tingkat bunga dimaksud.

Jaminan Kredit

Jaminan Tambahan adalah barang bergerak (contoh: BPKB kendaraan) dan/atau barang tidak bergerak (contoh: Sertipikat Tanah dan/atau Bangunan).

Syarat Pengajuan Kredit

  • Persyaratan Perusahaan Peternakan:
  1. Berbadan usaha;
  2. Memiliki izin usaha peternakan;
  3. Melampirkan surat perjanjian kerjasama dengan kelompok/gabungan kelompok peternak yang diketahui oleh Kepala Dinas Kabupaten/Kota dan Kepala Dinas Provinsi sesuai kewenangannya;
  4. Memperoleh rekomendasi dari Kepala Dinas Kabupaten/Kota dan diketahui oleh Kepala Dinas Provinsi, dengan tembusan kepada Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan;
  5. Menyusun dan menandatangani Rencana Definitif Kebutuhan untuk Usaha Pembibitan Sapi (RDK-UPS).
  • Persyaratan Koperasi:
  1. Berbadan hukum Koperasi minimal 2 (dua) tahun,
  2. Memiliki pengurus yang aktif dan anggota yang terdiri dari peternak;
  3. Memiliki izin usaha peternakan;
  4. Melampirkan surat perjanjian kerjasama dengan kelompok/gabungan kelompok peternak, yang diketahui oleh Kepala Dinas Kabupaten/Kota dan Kepala Dinas Provinsi sesuai kewenangannya;
  5. Memperoleh rekomendasi dari Kepala Dinas Kabupaten/Kota dan diketahui oleh Kepala Dinas Provinsi, dengan tembusan kepada Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan;
  6. Melampirkan Rencana Definitif Kebutuhan untuk Usaha Pembibitan Sapi (RDK-UPS).
  • Persyaratan Kelompok/Gabungan Kelompok Peternak (Gapoknak):
  1. Memiliki pengurus yang aktif dan anggota yang terdiri dari peternak;
  2. Terdaftar pada Dinas kabupaten/kota setempat,
  3. Mandiri atau bermitra dengan perusahaan peternakan/koperasi,
  4. Memperoleh rekomendasi dari Kepala Dinas Kabupaten/Kota dan diketahui oleh Kepala Dinas Provinsi, dengan tembusan kepada Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan,
  5. Bagi yang bermitra dengan perusahaan peternakan/koperasi, menandatangani surat perjanjian kerjasama dengan perusahaan peternakan/koperasi atas dasar kesepakatan pihak yang bermitra serta diketahui oleh Kepala Dinas Kabupaten/Kota dan Kepala Dinas Provinsi.
  6. Bagi yang tidak bermitra dengan perusahaan peternakan/koperasi, menandatangani surat perjanjian kerjasama dengan anggota kelompok atas dasar kesepakatan serta diketahui oleh Kepala Dinas Kabupaten/Kota dan Kepala Dinas Provinsi.

Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan hubungi INFO BANK JATIM 14044 atau hubungi kantor Cabang Bank Jatim terdekat.